News Detail

Dinas Peternakan Aceh
admin December 20, 2017

Pengawalan Pemasaran Produk Peternakan

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan konsumen yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan konsumen. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk, penetapan harga, pengiriman barang dan mempromosikan barang. Dalam pemasaran produk peternakan terdapat kaitan dalam peningkatan produk peternakan.

Semakin dekat daerah pemasaran maka semakin baik harga produk-produk peternakan sehingga dapat mendorong gairah kerja para pelaku usaha pada penggunaan teknologi tepat guna hingga meningkatkan kuantitas dan kualitas produk hasil peternakan.

Pemasaran produk-produk peternakan harus menjamin agar produk-produk tersebut dapat cepat tersalur, mengingat produk-produk tersebut cepat rusak, maka usaha peningkatan produk tergantung dari pasar atau para konsumen, dekatnya pasar, lancarnya pemasaran, banyaknya permintaan dan terciptanya harga yang wajar merupakan pangkal kegairahan dalam meningkatkan produksi.

Berkenaan dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan mengadakan Pertemuan Pengawalan Pemasaran Produk Peternakan, dengan mengundang 15 perwakilan dari Kabupaten/Kota yang telah mempunyai jaringan pemasaran untuk meningkatkan produk pengolahannya. Acara pertemuan berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2016 di Aula Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh.

Pertemuan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini menghadirkan 3 pemateri utama yaitu perwakilan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) yang menyampaikan materi tentang Sosialisasi Sertfikat Halal pada Pemasaran Produk, kemudian perwakilan Balai Pengawas Obat dan Pangan dengan materi Standar Keamanan Pangan dalam Pemasaran Produk dan terakhir perwakilan dari Bank BRI Cabang Banda Aceh yang menyampaikan materi tentang Akses Permodalan Bagi Pelaku Usaha.

Pertemuan pemasaran ini diharapkan para peserta dapat memperluas pengetahuan bagi pelaku usaha tentang pemasaran produk peternakan sehingga memudahkan dalam memasarkan komoditi produk peternakan yang memberikan manfaat dan keuntungan yang nyata bagi pelaku usaha, dapat menggunakan label halal pada produk olahannya serta menjamin keamanan pangan pada produk olahannya.